RSS
MissYouRoseWrites Pictures, Images and Photos

Archives

Keringat Berlebihan? Bisa Jadi Ada Penyakit

Keringat merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk memelihara keasaman pH kulit, sehingga bakteri dan jamur tidak mudah tumbuh.
PADA umumnya, keringat keluar karena ada rangsangan terhadap panas atau suhu di sekitar. Pada titik ini, keringat merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk memelihara keasaman pH kulit, sehingga bakteri dan jamur tidak mudah tumbuh.

Keringat juga bisa keluar akibat adanya rangsangan emosi seperti rasa takut atau gugup. “Pengeluaran keringat juga merupakan bagian dari proses sekresi  atau pembuangan sisa-sisa  garam dan juga racun dari dalam tubuh kita. Kandungan utama dalam keringat adalah 99 persen air dan elektrolit seperti garam dapur,” jelas dr Revilda Natakusuma dari Bonvita Beauty Care, Bintaro, ini.

Jumlah keringat yang diproduksi kelenjar keringat (sebacea) bervariasi. Keringat yang keluar dari tubuh pekerja kasar atau olahragawan bisa lebih dari 05 liter per hari. Sementara untuk pekerja kantoran atau ibu rumah tangga, kira-kira 0,5  liter atau 500 cc. Namun, menurut dr Revilda, rata-rata manusia mengeluarkan keringat dari dalam tubuhnya berkisar 600-700 cc.

Yang menjadi persoalan adalah keringat bisa keluar berlebihan (hiperhidrosis). Bisa lebih dari 600-700 cc. Ada beberapa hal yang menyebabkan keringat keluar berlebihan.

1. Makanan atau minuman tertentu. Minuman panas dan yang mengandung kafein atau alkohol dan makanan pedas bisa menyebabkan keringat keluar berlebihan.
 
2. Obat-obatan seperti beberapa anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa, morfin, tiroksin dosis tinggi dan overdosis obat pereda nyeri (misalnya, aspirin dan asetaminofin).
Diet dan olahraga. Umumnya mereka yang mengalami obesitas mudah berkeringat dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Asupan makanan  yang berlebihan memicu keluarnya keringat yang berlebihan karena makanan tersebut sulit dicerna, sehingga metabolisme tubuh bekerja lebih keras dan suhu tubuhpun memanas.

4. Menopouse. Wanita yang memasuki masa menopouse bisa mengalami hot flashes dimana terjadi peningkatan suhu kulit yang disertai dengan keringat dan kegerahan. Hal ini terjadi karena penurunan kadar hormon estrogen.
 
5. Hipoglikemia. Kadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral. Gejala awalnya adalah berkeringat, badan bergetar, lemah, lapar, dan mual.

6. Demam. Demam terjadi jika suhu tubuh naik sampai di atas batas normal (36,5-37,5 derajat Celsius). Ketika suhu tubuh turun kembali, bisa muncul keringat yang berlebihan.

7. Hipertiroidisme. Kadang kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar hormon tiroksin. Hal ini bisa menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah, peningkatan kepekaan terhadap panas dan keringat yang berlebihan.
 
8. Serangan jantung. Serangan jantung terjadi jika aliran darah ke otot jantung berkurang. Gejalanya adalah nyeri dada yang menyebar ke bahu, lengan atau punggung, sesak napas, dan keringat berlebihan.
 
9. Tuberkulosis. Salah satu gejala tuberkulosis adalah berkeringat pada malam hari.
10. Malaria. Gejala malaria berhubungan dengan siklus hidup parasit penyebabnya. Pada awalnya penderita menggigil, sakit kepala, mual dan muntah. Ketika suhu tubuh mulai turun, akan keluar banyak keringat.

Apa yang mesti dilakukan untuk mengatasi keringat yang berlebihan? Ada beberapa cara untuk mengatasi keringat yang berlebihan itu.

1. Cek kesehatan Anda. Keringat yang berlebihan bisa menjadi tanda dari adanya penyakit di dalam tubuh Anda.

2. Konsumsi buah anggur. Buah anggur dapat menjaga suhu tubuh tetap normal. Jus anggur bisa diganti dengan jus tomat karena komposisinya hampir sama. Kedua buah ini baik untuk menghilangkan keringat secara alami.
 
3. Anda bisa menggunakan tawas untuk membatasi keringat di ketiak. Tawas bisa membuat ketiak Anda tetap kering dan tidak lembap.
 
4. Kenakan busana yang terbuat dari bahan katun atau wol dan hindari bahan sintesis. Bahan katun atau wol dapat menjaga sirkulasi udara, sehingga tubuh mudah bernapas. Jenis bahan ini mudah menyerap keringat yang berlebihan.

Lalu keringat dingin? Sering sekali orang mengalami keringat dingin. Ketika orang gugup, ada peningkatan aktivitas saraf simpatis yang menyebabkan naiknya sekresi epinefrin dari kelenjar adrenalin. Substansi ini bekerja pada kelenjar keringat, yakni pada telapak tangan dan ketiak, memproduksi keringat. Hal inilah yang menyebabkan “keringat dingin”.

“Keringat dingin juga merupakan gejala penyakit yang harus ditangani. Ada tiga gangguan dalam organ yang membuat keringat dingin bercucuran. Yang pertama, problem jantung. Yang kedua, masalah pencernaan. Penyebab keluar keringat dingin bercucuran lainnya adalah kadar gula turun,” terang dr Revilda.

Cara mengatasinya adalah meredakan ketegangan itu sendiri. Jika penyebab munculnya keringat dingin adalah stres atau kecemasan, cobalah mengatasinya terlebih dahulu dengan relaksasi. Bila tidak berhasil juga, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter atau psikolog. Lalu, amati riwayat kesehatan keluarga, mulai dari riwayat penyakit jantung, diabetes, alergi, kanker, sampai menopouse dini.

Bau Badan

Sebetulnya keringat yang keluar tidak berbau. Bau yang tak sedap muncul ketika keringat berbaur dengan bakteri. “Keringat berlebih biasanya disertai dengan bau badan yang membuat tidak nyaman. Penyebabnya adalah aktivitas bakteri yang memecah komponen organik dari keringat yang dihasilkannya. Kedua organ tubuh yaitu ketiak dan kelamin memang menjadi tempat ideal bagi tumbuh-kembangnya bakteri,” sambung dr Revilda.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bau keringat. Anda bisa mencukur bulu ketiak secara teratur, rajin membersihkan keringat, menghindari makanan yang dicampur dengan bawang, memperbaiki gaya hidup, berolahraga secara teratur, menghindari alkohol, dan menghentikan kebiasaan merokok.

Selain itu, kata dr Revilda, Anda bisa melakukan medical check up. Jika ternyata ada einfeksi, Anda akan diberikan antibiotik untuk memerangi bakteri. Jika ternyata penyebabnya adalah virus, Anda akan disarankan untuk mengonsumsi banyak cairan, makanan sehat, dan menghindari aktivitas fisik berlebihan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

JANGAN CUMA LIHAT DOANK GAN!!
TINGGALIN JUGA KOMENTAR KAMU...OKE!?

Related Posts with Thumbnails

ShoutMix chat widget

ShoutMix chat widget

ShoutMix chat widget