RSS

Archives

Jika Si Dia Tak Juga Melamar Anda, Perlukah Diberi Ultimatum??

Ditilik dari ukuran waktu, Anda dan si dia sudah menjalin hubungan cukup lama. Gerah juga mendengar pertanyaan orang sekitar soal rencana menikah.
DITILIK dari ukuran waktu, Anda dan si dia sudah menjalin hubungan cukup lama. Gerah juga mendengar pertanyaan orang sekitar soal rencana menikah.

Obrolan soal pernikahan bisa jadi topik yang sensitif. Kalau salah cara dan waktu penyampaiannya, bukan tak mungkin rencana pernikahan semakin jauh atau batal sama sekali.

"Jika Anda telah bersama-sama untuk sekian lama dan dia tidak juga menunjukkan tanda-tanda akan melamar, maka Anda benar-benar harus berbincang serius untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan.

Berikut trik membicarakan topik pernikahan..


Waktu yang tepat

Setiap pasangan merangkai kisah cintanya dengan cara yang berbeda. Jadi, tidak ada aturan yang mengatakan Anda harus mendiskusikan pernikahan setelah rentang hubungan sekian lama.

Hanya kebanyakan, pasangan yang menjalin hubungan selama 4-5 bulan, belum memikirkan pernikahan. Bagi mereka, ini adalah waktu untuk saling mengenal.

"Setelah Anda berada dalam hubungan serius selama setahun, adalah masuk akal untuk membicarakan masa depan Anda berdua," kata Bloom.

Bagaimana menyampaikannya

Jika Anda tidak hati-hati, ultimatum segera dilamar bisa menjadi ancaman menakutkan untuk si dia. Untuk menghindari reaksi negatifnya, bicarakanlah dengan tegas tapi tetap tenang.

Cara terbaik untuk memastikan Anda akan mengatakannya dengan rileks adalah saat Anda semakin sering memikirkan pernikahan. "Jika Anda memendamnya sampai perasaan terasa ”mendidih”, Anda pasti terdengar tidak sabar yang mungkin membuatnya berhenti mendengarkan ocehan Anda.

Anda bisa memilih waktu yang santai, misal saat kencan makan malam di restoran yang tenang. Kemudian, katakan dengan lugas.

"Pria tidak bisa memahami petunjuk dengan baik. Jadi, mengatakan lugas padanya apa yang Anda inginkan pasti akan menuai hasil terbaik," kata Bloom.

Katakan padanya Anda membayangkannya menjadi suami Anda dan ingin tahu apakah dia juga memiliki angan serupa. Atau coba dengan kalimat, "Aku bahagia bersamamu dan ingin menapaki hubungan kita lebih jauh. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama?".

Resapi dan ambil langkah selanjutnya

Usaha Anda ternyata belum berbuah manis. Lantas, apa yang akan Anda lakukan? Anda butuh waktu untuk meresapi semuanya, mungkin saja ide pernikahan belum terpikirkan olehnya.

"Beri dia waktu beberapa minggu untuk berpikir soal pernikahan.

Coba sepakati waktu untuk ngobrol lebih lanjut soal pernikahan. Dan, jangan membahasnya di luar waktu yang telah disepakati berdua karena bisa jadi, si dia belum siap.

Sekali ia membuat keputusan, terserah kepada Anda mau membawa hubungan ke arah mana. "Anda tidak bisa memaksanya. Jika dia benar-benar tidak siap, Anda harus memutuskan apakah ingin menunggu atau putus darinya," kata Bloom.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

JANGAN CUMA LIHAT DOANK GAN!!
TINGGALIN JUGA KOMENTAR KAMU...OKE!?

Related Posts with Thumbnails

ShoutMix chat widget

ShoutMix chat widget

ShoutMix chat widget